Halaman

Kamis, 10 Maret 2016

Audit Berbasis Resiko

Definsi Audit Berbasis Risiko menurut IIA:
Sebuah metodologi yang menghubungkan audit internal dengan seluruh kerangka manajemen risiko yang memungkinkan proses audit internal mendapatkan keyakinan memadai bahwa manajemen risiko organisasi telah dikelola dengan memadai sehubungan dengan risiko yang dapat diterima (risk appetite)
Sasaran yang ingin dicapai dalam penerapan audit berbasis risiko:
  • Mengidentifikasi risiko kegagalan, kekeliuran dan kecurangan serta memberikan rekomendasi bagi auditi untuk perbaikan operasinya;
  • Memberikan dasar yang kuat bagi tim adit dalam memberikan atas laporan keuangan dengan mempertimbangkan risiko salah saji yang terkait dengan risiko kegagalan, kekeliruan dan kecurangan
  • Kerangka untuk meningkatna efisiensi (menekan biaya audit dengn mengurangi tes substantif) efektivitas (mengidentifikasi dan fokus pada area-area yang berisiko),dan kualitas audit (menekan kesalahan audit).
 Tahapan Audit Berbasis Risiko:
  1. Penilaian tingkat maturitas risiko
  2. Perencanaan audit periodik
  3. Penugasan audit individu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar